Category
I Saved The Day!
Yesterday I was Superman! the proof is:
- Kemaren, si nico lapar, saya menemani, sehingga nico ngga kelaparan hohohoho….
- Si dhika ngga ada kendaraan, so ak menjemputnya dari stasiun sehingga dia ngga diganggu cowo-cowo nakal.
- Si nico *lagi-lagi* monitornya meledak, kemudian saya menemaninya beli monitor, sehingga premium servise yang dibeli untuk seminggu bisa-bisa mubazir engga dimaenin wkwkwkkw.
- Yang paling utama adaalah saat vivis, saya kaget setengah mati, liat tikus lagi ubek2 kloset, kasian banget engga bisa keluar, dengan iba ak mengambil tongkat dan menjulurkannya, dengan harapan dia mau pegang trs tak tarik. Eh tak disangka! tikusnya meraih ujung tongkat en megangnya dengan erat trs ku tarik pelan-pelan… dia pun diem sampe kluar dari kloset kemudian melepas pegangannya. waow… *sambil ngacir, aku takut tikusnya deketin ak trus cium karena mau balas budi wkwkwk.*
Yeah I save The day…. sebenernya cuman yang nolong tikus doank, yang laennya mah kejadian kecil biar menuh-menuhin ajah wkwkwk.. but yesterday ngga baek-baek smua… but.. i start a joke lalala…. but the joke was on me….
- Saya belum menyadari kalo saya udah sendiri, masi ngerasa berdua.
- Baru beli jaket eh ditumpahin es *mana jaketnya warna putih lagi!*
- Telp si Sinta, eh lagi tutup toko… masya oloh, digodain orang sekampung… ngga pas banget waktunyaa… suara cece nya paling keras! wkwkwkw
yah… At least udah nyelametin tikus 1 ekor wkwkwkwkwkw…. *lagi mulai membuat PPT for Reuni Smasta bsk tgl 2 Oktober*
Anyone… Help me..
Dokter berkata “ha..ha..ha cuman gigi mau tumbuh kok… dia nyodok gusi, jadi kerasa sakit. Ya dibiasain aja, paling sehari ampe 3 hari sakitnya…. Why So Serious?”
“YES! It is f**king serious dumbass! Sakitnya minta ampon, kepala pusing, ngga bisa ngunyah, dasar moron…”, itu yang aku bilang dalem hati setelah pulang dari dokter… -.-a
Kenapa ini harus terjadi huhuhuhuhu…. sakitnya makkkk….! berapa kale sih harus tumbuh gigi?!
Daging Sampah
COPAS From: beritajakarta.com
“Yek! jijai… liatna pas lagi makan siang dikantor, kere….. bikin gak nafsu…”
Penemuan daging sampah yang diolah kembali dan dipasarkan ini ternyata sudah merambah ke sejumlah pasar tradisional di Cengkareng Jakarta Barat. Curiga melihat perjalanan usaha tersebut yang telah berlangsung lima tahun, petugas Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Barat kembali melakukan penelusuran.
Hasilnya, kembali ditemukan pengolah daging sampah yang lokasinya tak jauh dari penemuan pertama. Untuk itu, warga diminta mewaspadai peredaran daging sampah olahan yang sudah direkondisi. Karena disinyalir, daging sampah tersebut sudah menyebar di seluruh pasar tradisional yang ada di Jakarta Barat.
Setiap daging sampah olahan dijual pedagang seharga Rp 8.000 per kilo. Masyarakat diminta agar tidak tergiur dnegan harga murah karena kemungkinan daging siap makan yang dijual di pasar tidak layak dikonsumsi.
Chaidir Taufik, Kasudin Peternakan dan Perikanan Jakarta Barat mengungkapkan, jika saat ini penyebaran daging sisa sampah sudah menyebar hampir di seluruh pasar besar di wilayah Kecamatan Cengkareng. Penyebaran itu di antaranya di Pasar Pos Duri Kecamatan Tambora, dan Pasar Darurat Kapuk, Pasar Timbul, Pasar Alam, Pasar Cengkareng yang semuanya berada di Kecamatan Cengkareng.
Selain itu, kata Chaidir, usaha pengolahan daging dari sampah restoran atau hotel itu ternyata masih banyak terdapat di Kecamatan Cengkareng. Pasalnya, begitu Sudin Peternakan dan Perikanan Jakbar melakukan pendalaman kasus, ditemukan tempat pengolahan serupa. Dari penelusuran timnya sejak Kamis (11/9) kemarin, ditemukan paling tidak tiga tempat produksi daging sisa sampah itu dan dua tempat penampungan sampah sebagai sumber bahan baku.
“Semuanya ditemukan di RT 07/04 Kelurahan Kapuk, tidak jauh dari tempat penggrebekan pertama,” kata Chaidir, Jumat (12/9).
Saat berada di lokasi temuan baru, tim Suku Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Barat tidak menemukan para produsen. Namun, dari salah satu lokasi milik Iyem ditemukan delapan kilogram daging ayam campuran yang tidak layak dikonsumsi dan langsung disita.
Sementara, Darno (50) yang sebelumnya kepergok sedang mengolah daging sisa sampah akhirnya ditangkap petugas kepolisian sekitar pukul 22.00 WIB, Kamis (11/9) malam. Darno diringkus petugas kepolisian dari Polres Jakbar karena ia terus saja melakukan pengolahan daging sampah, kendati sebelumnya sudah dingatkan untuk tidak melakukannya lagi.
Darno ditangkap langsung ketika sedang melakukan pengolahan daging sampah di rumahnya Jl Peternakan I RT 04/07 Kapuk, Cengkareng. Sejak penggerebekan pada Kamis sore, polisi memang tidak mempercayai begitu saja janji Darno yang tidak akan mengulang perbuatannya.
Polisi pun melakukan pengintaian. Sekitar pukul 22.00 WIB, polisi melihat Darno masih melakukan kegiatan serupa dan langsung digelandang ke kantor Polres Jakbar. “Saat ini Darno sedang kami periksa intensif,” kata Kompol Adex Yudiswan, Kepala Satuan Narkoba Polsek Jakarta Barat, Jumat (12/9).
Karena yang dilakukannya membahayakan masyarakat seperti pemakaian pewarna tekstil serta mengolah bahan baku yang sangat tidak layak konsumsi. Darno akan dijerat dengan Undang-Undang nomor 23 tahun 1992 tentang Kesehatan. “Siapa saja yang mengedarkan makanan yang membahayakan konsumen bisa diancam penjara 15 tahun atau denda Rp 300 juta,” katanya.
Sementara itu di ruang pemeriksaan, Darno mengaku terpaksa menggoreng lagi daging sisa sampah karena tidak tahu lagi bagaimana cara mendapat uang. “Sekarang saya pasrah,” katanya dengan muka sedih.
Ring Present: 888
08-08-08 ( 08 August 2008 ) atau 888, bagi kami, angka 8 adalah lambang prospherity, apalagi 8nya ada 3 biji hehehehe… not to be mystical, pada hari itu kami membuat sebuah tanda, yang kami harapkan bisa mengikat kami lebih erat… hope so, kelak ngga ada masalah yang merintangi! luv you hun…
P.S. I couldn’t made any good pic of our ring *nda sempat actually*

My name is Rikku a.k.a Bayu Wibawa. I'm a web programmer and also do some web design too. Welcome to my Blog, yes it is a simple blog and I don't really care 'bout it! As long as I could write and write again. None of my content is important to you, but yes, IT IS important to me :)